Kediri Kota, tjahayatimoer - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dan Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menyerahkan secara simbolis kendaraan operasional kepada pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP), bertempat di Halaman Balaikota Kediri, Jumat (8/5/2026). 


Secara simbolis, kendaraan operasional diberikan kepada KKMP Kelurahan Ngronggo dan Tosaren, masing-masing berupa satu unit truk dan dua kendaraan roda tiga. Bantuan ini diharapkan mampu memperkuat operasional koperasi sekaligus memperlancar distribusi serta aktivitas usaha masyarakat di tingkat kelurahan.


Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembentukan dan pengembangan KKMP di Kota Kediri. “Alhamdulillah, saat ini telah terbentuk 46 koperasi dan 26 di antaranya sudah beroperasi. Selain itu, ada tiga koperasi yang sedang dalam proses pembangunan. Dua di antaranya telah selesai dan hari ini dapat diserahkan bantuannya berupa kendaraan operasional beserta sarana dan prasarana pendukung lainnya,” ujarnya.


Mbak Wali menjelaskan, kendaraan operasional tersebut bertujuan memperkuat operasional koperasi agar distribusi dan aktivitas usaha menjadi lebih mudah, sekaligus mempercepat pergerakan ekonomi di masing-masing kelurahan. Ia juga mengingatkan seluruh pengurus koperasi agar menjaga dan merawat fasilitas yang telah diberikan pemerintah.


“Jangan sampai fasilitas yang sudah diserahkan rusak dalam waktu singkat atau bahkan disalahgunakan. Pemerintah telah memberikan dukungan berupa pembangunan koperasi dan sarana pendukung untuk memudahkan masyarakat serta memperkuat ekonomi di tingkat kelurahan. Karena itu, saya berharap seluruh pengurus dapat saling menjaga dan merawat aset-aset tersebut,” ungkapnya.


Selain itu, Mbak Wali berharap pengurus koperasi dapat bekerja secara profesional dan terus mengembangkan inovasi usaha. Menurutnya, beberapa koperasi di Kota Kediri telah menunjukkan kreativitas dengan menghadirkan beragam layanan usaha, mulai dari apotek, penjualan sembako, kerajinan hingga photobooth. Hal tersebut menunjukkan koperasi tidak hanya bergerak di sektor kebutuhan pokok, tetapi juga mampu berkolaborasi dengan ekonomi kreatif.


“Semoga ke depan koperasi-koperasi ini benar-benar mampu memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat Kota Kediri,” tutupnya. (Red)