NGANJUK – Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, memastikan komitmen jajarannya dalam memberikan pengamanan maksimal selama kunjungan kerja Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, di Pendopo KRT Sosrokoesoemo, Pemkab Nganjuk, pada Sabtu (28/2/2026). Pengamanan ketat ini dilakukan guna menjamin kelancaran agenda besar yang dihadiri oleh sekitar 850 peserta tersebut. Fokus utama pengamanan meliputi lokasi acara inti hingga sepanjang rute yang dilalui oleh rombongan kementerian, guna mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan dan kemacetan lalu lintas.
Kunjungan Menteri Sosial kali ini membawa agenda strategis, yakni Sosialisasi Sekolah Rakyat serta penguatan pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Program ini sangat krusial karena bertujuan untuk mengintegrasikan data sosial pemerintah pusat dan daerah agar penyaluran bantuan sosial di masa mendatang tepat sasaran. Kapolres Nganjuk menegaskan bahwa keberhasilan acara ini tidak lepas dari sinergi terpadu antara personel Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya yang telah disiagakan sejak rombongan tiba di wilayah Jawa Timur hingga meninggalkan Kabupaten Nganjuk.
Dalam suasana yang penuh khidmat, kegiatan tersebut juga diwarnai dengan aksi kemanusiaan berupa penyerahan santunan kepada anak yatim, dhuafa, dan lansia. AKBP Suria Miftah Irawan yang hadir langsung di lokasi menyatakan bahwa kehadiran Polri di lapangan adalah untuk menciptakan rasa aman bagi seluruh undangan dan masyarakat sekitar. Beliau memastikan bahwa setiap lini pengamanan, mulai dari ring satu hingga pengaturan arus kendaraan di jalur protokol, berjalan sesuai dengan prosedur operasional standar yang telah ditetapkan.
Kesuksesan pengamanan kunjungan menteri ini menjadi bukti soliditas Forkopimda Nganjuk dalam mendukung program-program strategis nasional. Acara yang turut dihadiri oleh Bupati Nganjuk, jajaran DPRD, serta para pendamping sosial ini berakhir dengan situasi yang aman, tertib, dan lancar. Dengan adanya DTSEN yang kuat dan pengamanan yang kondusif, pemerintah berharap akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat dan pemberdayaan masyarakat kurang mampu di wilayah Nganjuk dapat berjalan optimal tanpa kendala teknis maupun keamanan. (red)

0 Komentar