JAKARTATim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Selatan berhasil menggagalkan aksi tawuran antar-kelompok remaja yang direncanakan terjadi di kawasan Manggarai, Tebet, pada Senin dini hari (9/3). Operasi pencegahan ini bermula dari laporan warga melalui layanan kontak 110 yang mencurigai adanya konsentrasi puluhan anak muda yang berkumpul di sudut jalan gelap sambil menenteng benda mencurigakan sesaat menjelang waktu makan sahur.

Merespons laporan tersebut, aparat kepolisian yang sedang melakukan patroli skala besar langsung meluncur ke lokasi kejadian. Menyadari kedatangan petugas bersenjata lengkap, puluhan remaja tersebut sempat kocar-kacir melarikan diri ke dalam gang-gang sempit permukiman warga. Namun, berkat kesigapan petugas yang melakukan pengepungan, sebanyak 15 orang remaja yang rata-rata masih berstatus pelajar tingkat SMP dan SMA berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti.

Dari hasil penggeledahan di lokasi dan pada tubuh para pelaku, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang sangat membahayakan. Barang bukti tersebut meliputi dua bilah celurit panjang, gir motor yang diikat dengan sabuk, petasan ukuran besar, serta beberapa sarung yang ujungnya telah diisi batu atau gir (perang sarung). Para remaja tersebut beserta seluruh barang buktinya langsung digiring ke Mapolres Metro Jakarta Selatan untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan intensif terkait motif aksi mereka.

Kapolres Metro Jakarta Selatan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan main-main dengan kenakalan remaja yang menjurus pada tindak pidana, apalagi di bulan Ramadan yang seharusnya diisi dengan ibadah. Kepolisian langsung memanggil orang tua para pelaku serta pihak sekolah untuk memberikan pembinaan dan surat pernyataan tegas. Jika di kemudian hari para remaja ini kembali tertangkap dalam kasus serupa, polisi memastikan akan memproses mereka secara hukum sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dan Darurat Senjata Tajam.(red)