KOTA KEDIRI – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, volume kendaraan di pusat perbelanjaan Kota Kediri, khususnya di sepanjang Jalan Dhoho, mengalami lonjakan yang sangat drastis pada Minggu (15/3/2026). Tingginya antusiasme warga lokal dan para pemudik yang baru tiba untuk berbelanja pakaian Lebaran memicu kemacetan panjang. Kondisi ini diperparah oleh maraknya kendaraan roda dua dan roda empat yang parkir sembarangan di bahu jalan hingga memakan lajur utama.

Merespons kesemrawutan lalu lintas tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota langsung menerjunkan puluhan personel untuk melakukan penertiban secara tegas. Petugas menyisir area pusat perbelanjaan dan menilang kendaraan yang kedapatan parkir di luar zona resmi yang telah ditentukan oleh Dinas Perhubungan. Polisi juga memberikan teguran keras kepada sejumlah juru parkir (jukir) liar yang nekat memanfaatkan trotoar sebagai lahan parkir tambahan demi meraup keuntungan pribadi.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota menjelaskan bahwa penertiban ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2026 guna menjamin kelancaran arus kendaraan di dalam kota. Kemacetan di Jalan Dhoho kerap menimbulkan efek domino (gridlock) hingga ke persimpangan-persimpangan utama lainnya, terutama pada jam-jam kritis menjelang waktu berbuka puasa. Polisi bersama Dinas Perhubungan telah menyiapkan beberapa kantong parkir alternatif di sekitar kawasan alun-alun dan stasiun untuk menampung limpahan kendaraan pengunjung.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak memarkir kendaraannya sembarangan meski hanya untuk waktu yang sebentar. Selain mengganggu hak pengguna jalan lain, parkir liar di area keramaian sangat rentan menjadi sasaran empuk pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Pemkot dan Polresta Kediri berkomitmen untuk terus menyiagakan personel di titik-titik rawan macet ini hingga malam takbiran guna memastikan suasana pusat kota tetap aman, tertib, dan nyaman bagi semua pihak.