SIMALUNGUN, SUMATERA UTARAKapolres Simalungun memimpin langsung aksi penanaman jagung serentak sebagai bentuk dukungan nyata institusi Polri terhadap program swasembada pangan nasional, Sabtu (7/3). Kegiatan yang dipusatkan di lahan produktif wilayah hukum Polres Simalungun ini melibatkan personel kepolisian, kelompok tani lokal, serta unsur Forkopimda setempat. Langkah ini diambil guna mengoptimalkan potensi lahan yang ada untuk memperkuat cadangan pangan daerah sekaligus memberikan contoh langsung kepada masyarakat tentang pentingnya kemandirian sektor pertanian.

Dalam sambutannya, Kapolres Simalungun menekankan bahwa peran Polri saat ini tidak hanya terbatas pada penjagaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan ekonomi kerakyatan. Penanaman jagung dipilih karena komoditas ini memiliki nilai strategis dan masa panen yang relatif cepat, sehingga dampaknya bisa segera dirasakan oleh para petani. Melalui program ini, Polres Simalungun berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan bagi para petani, mulai dari proses pembukaan lahan hingga masa panen tiba.

Kegiatan ini diharapkan dapat memacu semangat para pemuda dan warga desa di Simalungun untuk kembali melirik sektor pertanian sebagai pilar utama ekonomi keluarga. Kapolres juga menginstruksikan para Bhabinkamtibmas di setiap desa untuk terus memantau perkembangan lahan pertanian di wilayah masing-masing dan membantu mencarikan solusi atas kendala yang dihadapi petani, seperti akses pupuk maupun bibit. Sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat tani ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh di Sumatera Utara.(red)