KEDIRI, tjahayatimoer.net Kodim 0809/Kediri melaksanakan kegiatan penghijauan di kawasan Cagar Alam Simpenan, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri. Aksi tersebut menjadi bagian dari sasaran tambahan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan penanaman pohon yang berlangsung Kamis (12/2/2026) ini bertujuan menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah potensi kerusakan lahan di kawasan cagar alam.

Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) TMMD ke-127 Kediri, Lettu Inf Sunarno, menjelaskan bahwa penghijauan menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya di wilayah yang rentan terhadap erosi.

“Penghijauan ini kami laksanakan untuk mencegah erosi dan kerusakan lahan, khususnya di kawasan cagar alam. Kegiatan ini juga menjadi wujud kemanunggalan TNI dengan masyarakat,” ujarnya.

Penanaman dilakukan di Komplek Sumberceleng, Dusun Watugajah, tepatnya di kawasan Perhutani Petak 5F BKPH Pare KPH Kediri RPH Jatirejo. Ratusan bibit tanaman keras dan produktif ditanam secara bersama-sama oleh unsur TNI, Perhutani, pemerintah desa, masyarakat, serta anggota Pramuka.

Sinergi untuk Kelestarian Hutan

Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Gadungan, Sugianto, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, penanaman pohon sangat membantu upaya pelestarian hutan di wilayah desa.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena sejalan dengan upaya kami dalam menjaga kawasan hutan. Dengan penanaman bersama, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan diharapkan semakin meningkat,” katanya.

Ia berharap sinergi antara TNI, Perhutani, dan masyarakat dapat terus terjalin, tidak hanya dalam program TMMD, tetapi juga dalam kegiatan pelestarian lingkungan lainnya.

Sementara itu, Asper Perhutani Pare, Kusno, menilai kegiatan penghijauan tersebut sebagai bentuk kolaborasi positif dalam menjaga kelestarian hutan negara.

“Kolaborasi seperti ini sangat penting. Keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar hasil penanaman dapat terawat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain kegiatan penghijauan, program TMMD ke-127 di wilayah Kediri juga mencakup pembangunan fisik, seperti perbaikan infrastruktur desa, serta kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat. Program ini diharapkan memberi dampak jangka panjang bagi kesejahteraan warga sekaligus kelestarian lingkungan.